Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Suami Pulang Nyupir Merasa Capek, Ajak B3gi tu4n Istri Tiba-Tiba Parang Sudah Melayang

 

Ilustrasi polisi pegang barang bukti
 Kejadian ini begitu komplek.


Silahkan ambil pelajaran berharga dari kisah berikut ini.


Seorang suami dengan sadis nekat lukai istri sendiri.

Tindakan yang dilakukan begitu fatal.



Pelaku tega menghabisi nyawa korban karena menolak diajak begituan.

Padahal, korban adalah istri sendiri.

Sang suami yang tega tersebut bernama Samsul, baru berumur 28 tahun.

Sedang si istri, Aminah, sudah berumur 30 tahun.



Karena menolak untuk menuruti permintaan suami, Aminah dihabisi dengan sadis.

Ini sebenarnya adalah ekskalasi dari kemarahan yang telah menumpuk.

Si istri ternyata telah menolak untuk melakukan begituan lebih dari 2 kali.

Bahkan hampir berkali-kali penolakan itu dilakukan.



Hubungan pernikahan mereka sebenarnya baru berusia 2 tahun.

Beberapa waktu terakhir, sikap Aminah mulai berubah.

Parahnya, kondisi ini semakin ngawur saat Aminah telah memiliki ponsel canggih.

Tiap harinya, dia habiskan waktu dengan berchatting ria.



Sampai-sampai, suami sendri tak diurus.

Selang sebelum kematiannya, kondisi yang sama juga terjadi.

Saat itu suami pulang bekerja.

Ia mengemudikan truk dari Samarinda.



Saat itu dia ingin ajak sang istri begituan.

Akan tetapi, sayangnya permintaan tersebut kembali ditolak.

Alasan yang diberikan oleh Aminah sungguh kelewat batas.

Ternyata, alasannya bukan karena sudah mengantuk atau kelelahan.



Hanya karena asyik chattingan dengan sesosok pria lain di WhatsApp, permintaan suami sendiri dimentalkan.

Tau akan hal ini, Samsul berang.

Api amarah sekaligus cemburu menyulut di dalam dirinya.

Kejengkelan ini membuat dirinya lakukan hal nekat dan gelap mata.



Seketika itu juga, Samsul merebut ponsel tersebut dan membantingnya.

Ternyata, Aminah justru merespon dengan marah.

Pecahlah pertengkaran di antara suami istri ini.

Sudah dipenuhi kemarahan, Samsul akhirnya mengambil parang.



Tanpa pikir panjang, senjata tajam tersebut dijadikan alat untuk menyerang Aminah.

Parang bersarang di tubuh Aminah.

Dia luka parah dan sudah terkapar di lantai.

Tahu melakukan hal ini, Samsul segera melarikan diri.



Kejadian mengerikan ini dikabarkan di akun Facebook bernama Yuni Rusmini.

Postingan ini sendiri diunggah selasa (3/10/2017) jam 1 siang. 

Selang beberapa saat, akhirnya Samsul menyerahkan diri ke kantor polisi.

Dia mengaku bahwa istrinya sudah dia habisi sendiri.



Keterangan ini dia paparkan di Polres Sangata.

Atas tindakan yang menghilangkan nyawa istri sendiri, Samsul akan diadili di Pengadilan Sangata.

Sangata sendiri adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kutai, Provinsi Kalimantan Timur.(*)